Rabu, 04 April 2012

Burung Sekawan


Walaupun terkenal, kita tidak tahu banyak tentang burung ini.

OLEH NANCY SHUTE
FOTO OLEH KLAUS NIGGE
Flamingo terlihat seperti burung yang dirancang balita periang—kaki panjang tidak kepalang, pergelangan kaki berbonggol (yang mirip lutut), leher meliuk-liuk, dan paruh kebesaran—lalu diwarnai dengan krayon paling terang. Namun, paduan keanehan fisik tersebut memungkinkan flamingo karibia berkembang biak di danau asin, dataran lumpur, laguna pasang surut, dan rawa bakau. Dengan paruh bengkoknya hewan ini mengeruk gumpalan lumpur untuk membuat sarang. Bulu kaku di dalam paruhnya menyaring air yang berisi krustasea, moluska, dan serangga kecil serta larvanya, di samping tumbuhan air.

Dan bulu nan megah itu? Keberadaannya seolah khusus untuk menghibur kita, tetapi sebenarnya bulu itu awalnya tidak berwarna merah muda. Piyik yang baru menetas berbulu putih yang lalu berubah abu-abu—kemudian memperoleh warna merah mudanya dari bakteri yang hidup di air dan beta-karotena yang diperolehnya dari makanan.

Meskipun flamingo kini menjadi dekorasi pasaran yang diabadikan oleh hiasan halaman murahan dari plastik, anehnya burung ini tetap misterius. "Walaupun terkenal, kita tidak tahu banyak tentang burung ini," kata Chris Brown, kurator burung di Dallas Zoo and Children’s Aquarium, yang meneliti flamingo di Semenanjung Yucatán Meksiko. Para ilmuwan masih tidak mengetahui pasti mengenai perilaku sederhana sekalipun, seperti kecenderungan untuk berdiri dengan satu kaki. (Beberapa berteori bahwa itu ada hubungannya dengan cara tidur burung tersebut.) Dan karena flamingo tinggal di daerah terpencil dan berpindah tempat seiring banjir atau keringnya tempat makannya, peneliti mengalami kesulitan menghitung dan melacaknya—atau meneliti pengaruh kekeringan, badai, dan tinggi air yang berfluktuasi akibat perubahan iklim atau pembangunan pesisir terhadap spesies ini.

Yang kita tahu adalah bahwa flamingo dalam kawanan besar di alam liar suka berkumpul dan sangat setia. Hewan ini melakukan tarian kawin bersama-sama. Induknya menyayangi anaknya, para piyik dikumpulkan bersama agar terlindung saat kedua induknya terbang mencari makan. Dan ketika ada bahaya mendekat, ribuan burung terbang serentak—laksana gerakan balet yang dapat memperbesar kemungkinan selamat dalam dunia nan berbahaya.

Senin, 02 April 2012

TANAMAN SURVIVAL


TANAMAN SURVIVAL

Setiap kegiatan di alam bebas selalu beresiko untuk mengalalmi keadaan darurat. Contohnya saja tersesat dan kehabisan bahan makanan. Hal ini menuntut kita untuk melakukan survival agar dapat bertahan hidup. Berdasarkan sumber dari The Nature Conservancy, hutan hanyalah mencakup sekitar 2% dari permukaan bumi. Namun, hutan merupakan tempat hidup untuk 50% dari semua tumbuhan dan hewan. Dalam 4mil2 (10km2) luas hutan tropis dapat berisi sebanyak 1500 tanaman berbunga dan 750 spesies pohon. Para ahli mengatakan,” jumlah tumbuhan berbunga di Indonesia ada 25.000 jenis. Itu merupakan 10% dari keseluruhan jenis tumbuhan berbunga yang ada di dunia.” Jika ditambah dengan tumbuhan yang tak berbunga dan jamur, maka jumlahnya berlipat-lipat. Dari keseluruhan jenis tumbuhan tersebut ada yang beracun dan tidak beracun. Oleh sebab itu pengetahuan tentang tumbuhan sangatlah penting untuk diketahui oleh para penggiat alam bebas agar tidak celaka hanya karena tidak mampu membedakan tumbuhan beracun dan tidak beracun.



A. MEMILIH 

Dalam memilih tumbuhan yang akan dimakan gunakan beberapa kunci penting di bawah ini:

· makan tumbuhan yang sudah dikenal

· pilih tumbuhan yang tidak hidup sendiri atau soliter

· jangan hanya memakan tumbuhan sejenis saja

· pilihlah tumbuhan yang juga dimakan oleh hewan

· cara memakan buah yang baru dikenal adalah dengan mengoleskan sedikit ke bibir, tunggu reaksinya. Apabila tidak bereaksi (terasa panas atau gatal) berarti aman untuk dikonsumsi.


· masaklah terlebih dahulu sebelum dimakan

· jangan makan tumbuhan berwarna ungu, karena dikhawatirkan mengandung racun alkaloidz


B. TUMBUHAN BERACUN

Tumbuhan beracun merupakan tumbuhan yang berbahaya karena memiliki kandungan zat yang berbahaya bagi tumbuh. Dampak yang ditimbulkan bila kita makan bias saja gatal pada kulit, diare, dan terparah berakhir pada kematian.

Ciri-ciri tumbuhan beracun :
· berbau tidak sedap dan bisa membuat pusing

· tumbuhan bergetah yang dapat membuat kulit gatal, bergetah pekat, berwarna mencolok, berbulu, permukaannya kasar, berwarna mengkilat, berduri, dan berdaun kasar atau liat

· tumbuhan dengan buah berwarna putih atau kuning

· buahnya terasa pahit dan berlendir





C. TUMBUHAN TIDAK BERACUN

Tumbuhan tidak beracun merupakan kebalikan dari tumbuhan beracun. Ini tidak berbahaya untuk dimakan karena berguna untuk tubuh. Bagian tumbuhan yang dapat memberi energi yang cukup adalah umbi bat

ang/akar setelah itu baru buah, biji dan daun.

Ciri-ciri tumbuhan tidak beracun:


· tidak mengandung getah susu, tidak berbulu

· dimakan oleh hewan

· tumbuhan yang tidak berbau kurang sedap



Macam tumbuhan tidak beracun:

Bagian Umbi : umbi talas (Colocasia sp), kentang, bengkuang, paku tanah

Bagian batang: umbut muda pisang, sagu, begonia (begonia sp), bambu yang masih muda (rebung) (Bambosa sp), Pakis dalamnya berwarna putih, tebu, umbut paku tiang muda ketebon (Genostegia hirta), umbut palem muda (Fampalmae)

Bagian buah : kelapa, arbei hutan (Rubus sp), konyal (markisa hutan) (Passiflora quadrangularis), nipah (dirawa), asam jawa, juwet, senggani atau herendong (malastoma pollyantum), ceplukan (Physalis angilata), pisang hutan (Musa sp) buah jantung, batang, bongkol pisang muda, anggur hutan

Bagian biji : padi, jagung, biji rumput teki (di Madura), biji saniten yg sudah tua, biji muda sengon (Alibizia lophanta)

Bagian bunga : turi (Sesbania glandiflora), pisang,bunga honje dan kecombrang (Nicolaria sp)

Bagian daun : rasamala muda (Altingia excels), mlinjo, babadotan, tespong, antanan/gagan atau kaki kuda (Cantella asiatica),selada air (Nasturtium officinale), daun singkong, daun muda paku tiang (Alsophia glauca)




D. JAMUR  

Selain tumbuhan di atas jamur juga bisa menjadi dewa penyelamat jika tersesat. Menurut literatur, sudah ditemukan 38.000 jenis jamur di seantero dunia. Diantaranya ada yang enak dimakan. Tapi sayang yang tidak boleh dimakan karena beracun lebih banyak lagi. Cara mengetahui jamur yang layak dimakan atau yang tidak beracun bisa dilihat dari bentuk, warna, dan tempat tumbuhnya.

Ciri-ciri jamur beracun:

· warnanya mencolok, berbau tidak sedap lantaran kandungan asam sulfida atau amonia

· nasi akan berubah kuning bila dicampur dengan jamur beracun

· sendok akan berubah jadi hitam bila dimasukkan dalam masakan isi jamur beracun

· bila diraba mudah hancur

· punya cawan/bentuk mangkok pada bagian pokok batangnya

· tumbuh dari kotoran hewan

· mengeluarkan getah putih

· jika diiris dengan pisau perak atau digoreskan pada perkakas perak akan meninggalkan warna biru. Ini disebabkan karena kandungan sianida atau sulfida yang beracun

· bagian payung yang berwarna merah berbintik-bintik putih

· dapat berubah warna jika dipanaskan

· warna payungnya gelap atau mencolok. Misalnya biru, kuning, jingga, merah. Perkecualian untuk jamur kuping dengan payung warna coklat yang memang dapat dimakan

Ciri-ciri orang yang keracunan jamur:

1. selidiki apakah dia pusing, perut sakit terutama ulu hati, mual, sering buang air kecil, tubuh lemas,pucat

2. adakah darah dalam muntahannya

Macam jamur tidak beracun :

Jarum kuping (Aircularia judae), jarum tiram (Pleuretus ostratus)

Peringatan:

Jamur beracun sangat berbahaya jika sporanya menempel pada kulit, karena dapat menyebabkan gatal, bahkan melepuh. Jika tidak segera ditolong korban bisa meninggal setelah 3-7hari

Minggu, 01 April 2012

SAMPAH PLASTIK SUMBER PEMANASAN GLOBAL (DAUR ULANG)

Perubahan Iklim merupakan tantangan yang paling serius yang dihadapi dunia di abad 21. Sejumlah bukti baru dan kuat yang muncul dalam studi mutakhir memperlihatkan bahwa masalah pemanasan yang terjadi 50 tahun terakhir disebabkan oleh tindakan manusia. Pemanasan global di masa depan lebih besar dari yang diduga sebelumnya. Pembuangan sampah/limbah yang tidak dapat diurai oleh alam semacam kertas dan plastik yang dapat menyebabkan kerusakan alam merupakan salah satu sumber terjadinya fenomena ini.Dilihat dari jenisnya, limbah plastik merupakan komponen ketiga terbanyak yang dibuang setelah limbah organik dan kertas. Meski dari segi jumlah tidak tergolong banyak, limbah plastik merupakan masalah lingkungan yang terbesar karena materialnya tidak mudah diurai oleh alam, baik oleh curah hujan dan panas matahari, maupun oleh mikroba tanah. Karena ringan, plastik akan cenderung terangkat ke permukaan ketika ditimbun sehingga mengotori lingkungan sekitar. Jika tercecer di badan air, plastik cenderung menyumbat aliran. Bila dibakar akan menimbulkan asap yang membahayakan lingkungan dan kesehatan manusia.


Material plastik yang sudah dikenal sejak puluhan tahun silam sebagai bahan hasil rekayasa polimer, kini telah muncul dalam berbagai jenis produk mulai dari kantung plastik, tas kresek, sampai komponen berteknologi tinggi seperti barang elektronik, otomotif, dan pesawat terbang. Bahan ini banyak digunakan karena mempunyai banyak sifat unggul, seperti ringan, transparan, tahan air, elastis, dan harganya relatif murah.
Selama ini memang telah ada upaya untuk mendaur ulang plastik yang dilakukan oleh pemulung dan industri pendaur ulang plastik, namun tidak semua limbah tertangani dan beberapa jenis plastik seperti styrofoam dan plastik multilayer belum dapat dimanfaatkan.
Hampir tiap hari kita turut andil dalam menyumbang sampah plastik ke lingkungan. Aktifitas kita seperti belanja sebagian besar menggunakan plastik sebagai pembungkusnya, terutama ketika kita membeli secara eceran. Untuk mengurangi penggunaan plastik kita bisa menggunakan keranjang belanja yang bisa memuat lebih banyak barang dan dapat dipakai berulang-ulang dan sedapat mungkin membeli barang secara paket.
Kebiasaan baik lain adalah ketika kita membeli makanan langsung dimakan di tempatnya. Membeli untuk dibawa pulang (dibungkus-red) biasanya juga menggunakan plastik sebagai pembungkus.

Selain itu carilah merk yang ramah lingkungan. Tentunya kita masih ingat mengenai isu bahan plastik yang berbahaya bagi kesehatan. Apabila plastik itu digunakan, bukan hanya lingkungan yang kena dampak langsungnya, tetapi kesehatan kita pun ikut terancam bahaya.
Kita juga bisa memulai memisahkan sampah di rumah kita berdasarkan jenisnya. Sampah organik seperti sisa makanan dan bumbu dapur dapat kita ubah menjadi kompos yang bisa digunkan untuk pupuk tanaman di rumah kita. Sampah anorganik yang sukar terurai seperti kertas, plastik, kaca atau sampah logam dapat kita daur ulang atau kita kumpulkan untuk di jual di tempat loak yang selanjutnya akan didaur ulang di pabrik pendaur ulang sampah. Tentunya hal-hal itu bukanlah hal yang berat untuk dilakukan.
Bahan plastik juga dapat didaur ulang menjadi benda-benda kerajinan bernilai seni. Kreatifitas seni bahan daur ulang seperti ini juga membantu mengatasi masalah lingkungan selain tentunya nilai ekonomis juga dapat tercapai. Ini dapat menjadi nilai lebih dalam pengembangan produk daur ulang.

Kita tentu tak asing dengan berbagai kemasan berbalut plastik. Hampir semua barang-barang yang ada di sekeliling kita tak lepas dari bahan bernama plastik ini. Mulai dari mainan anak, alat-alat rumah tangga, alat kantor, sampai benda-benda elektronik berbungkus plastik.
Salah satu alasan pemakaian plastik tentu tak lepas dari berbagai kelebihannya. Meski ringan, plastik tak berkarat, mudah dibentuk, dan tidak gampang pecah. Semua ini membuat plastik lebih praktis ketimbang bahan tradisional yang membutuhkan perawatan khusus.
Tak hanya itu, plastik juga relatif murah dan terkenal gaul dengan bahan lain. Artinya, bahan ini mudah bercampur dengan aneka bahan pewarna. Sudah begitu. Alhasil, banyak orang terpikat pada plastik dengan keanekaan bentuk dan warnanya.
Dengan berbagai kelebihan itu, tak heran jika plastik kini menjadi pilihan utama untuk membungkus aneka produk.

Sejarah plastik sangat panjang. Yang jelas, pemakaian bahan ini makin tak terbendung setelah Perang Dunia II. Bahkan, selama dua dasawarsa terakhir ini, pasar plastik mampu menyaingi pasar pangan di dunia. Maklum, makanan membutuhkan kemasan atau bungkus yang kini sebagian besar dari plastik.
Direktur Eksekutif Federasi Pengemasan Indonesia Hengky Wibowomengungkapkan, besarnya pengunaan plastik tak lepas dari kebutuhan warga dunia yang ingin serba praktis. "Plastik jelas lebih praktis dan bahan lama dibandingkan tempat makanan tradisional seperti daun," tandas Hengky.
Namun, di balik kepraktisan itu ada bahaya mengintip di balik pemakaian plastik. Setidaknya, ada dua bahaya plastik. Pertama, plastik akan menjadi sampah yang sulit terurai. "Plastik yang adalah produk non-biodegrable sulit untuk diuraikan," pasar Ahli Teknologi Pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Hartoyo.
Asal tahu saja, limbah plastik baru bisa terurai setelah 1.000 tahun. Bandingkan dengan limbah kertas yang membutuhkan waktu sebulan untuk terurai. Kedua, plastik mengandung bahan kimia yang berbahaya, yakni Bisphenol A alias BPA. Bahan kimia ini bisa merangsang pertumbuhan sel kanker serta memperbesar risiko keguguran pada ibu hamil.
Monomer mudah terlepas. Singkatnya, tak hanya bisa mencemari lingkungan, plastik jelas jugaberpotensi mengancam kesehatan kita. Boleh jadi kedua bahaya ini lah yang membuat banyak negara kini mulai mengurangi penggunaan plastik.

Ambil contoh China. Sejak 1 Juni 2008 lalu, pemerfntah China mewajibkan warganya membungkus barang belanjaan dengan kertas. Kecemasan pemerintah Negeri Tembok Raksasa ini cukup beralasan. Sebab, penelitian di negeri itu menunjukkan bahwa penggunaan kemasan plastik untuk makanan dan minuman dapat mengganggu kekebalan tubuh manusia.
Penyebab gangguan kekebalan tubuh itu adalah kandungan dioksin dan zat beracun pada lapisan penyusun plastik yang rusak alias monomer.

Suhu penyimpanan dan proses pencucian wadah yang tidak tepat dapat menyebabkan perpindahan dan kerusakan monomer serta zat adiktif yang biasa dicampurkan saat pembuatan plastik. Inilah yang bisa merusak kekebalan tubuh. Pada tingkat yang berbahaya, zat beracun pada plastik itu dapat memicu berkembangnya sel kanker.
Itu belum seberapa lantaran produsen plastik umumnya menambahkan zat pewarna dan berbagai zat lain yang berbahaya bagi kesehatan.
Kata Arif, plastik sejatinya tidak tahan panas. Tapi dengan berbagai tambahan seperti zat antilengket, bahan sinar dan panas, plastik menjadi sangat kuat.
Tapi, berbagi goresan dan panas tinggi perlahan bisa membuat bahan-bahan pembuat plastik itu terlepas. "Nah kalau berulang dipakai untuk menyimpan makanan atau minuman, zat yang terlepas ini lama-lama bisa menimbulkan kanker," papar Arif.
Zat beracun atau monomer itu semakin lama akan menumpuk dalam tubuh lantaran proses penyimpanan makanan atau proses memasak yang terlalu lama. Dalam hitungan ahli pangan, monomer plastik akan terurai pada suhu di atas 120 derajat.
Karena itu, Henky mengingatkan pangan sembarangan menggunakan kantong plastik berwarna hitam menyimpan makanan atau minuman panas. Soalnya, kantong plastik hitam umumnya terbuat dari bahan daur ulang dengan campuran tinta sablon. "Ini sangat berpotensi menimbulkan kanker," ujarnya.

Zat penyusun plastik yang perlu dihindari antara lain vinilkloridaakrilonitril,metacrylonitrilvinylidene chlorida, serta styrene. Vinilklorida misalnya, dapat bereaksi negatif bila bercampur dengan guanin dan sitosin dapat merusak DNA. Adapun akrilanitril bereaksi dengan adenin bisa menimbulkan iritasi pada saluran pencernaan seperti mulut, tenggorokan, dap lambung.
Sementara zat adiktif seperti plasticizer, stabilizer, dan antioksidan dapat menjadi sumber pencemaran organoleptik yang membuat makanan menjadi berubah rasa dap aroma serta bisa menimbulkan keracunan.
Pada suhu kamar, dengan waktu kontak cukup lama, zat adiktif pada plastik juga masuk secara bebas ke makanan. Akibatnya, kanker pun menjadi ancaman dalam kehidupan kita. (dikirim oleh Lunyem)

Kamis, 29 Maret 2012

LANGKAH-LANGKAH BERSEPADU PENYELESAIAN ISU ALAM SEKITAR

Arus pembangunan ke arah menjadikan Malaysia sebagai sebuah negara maju telah mencetuskan pelbagai situasi . Pembangunan pesat sektor ekonomi dan perindustrian serta kestabilan politik dan sosial telah memberikan taraf hidup yang selesa kepada rakyat dan menaikkan imej negara di kaca mata dunia . Namun begitu, disebalik keselesaan dan pembangunan tersebut timbulnya beberapa masalah sampingan yang boleh memudaratkan kehidupan masyarakat .
Pencemaran yang melibatkan beberapa negara seperti pencemaran perairan pantai dan pencemaran udara yang disebabkan oleh jerebu memerlukan penglibatan yang aktif dari negara-negara yang terbabit untuk mendapatkan penyelesaian bersama .
  1. Pencemaran Laut
Malaysia dikelilingi oleh laut di mana terdapat pelbagai aktiviti seperti carigali minyak dan pengangkutan air . Justeru itu Malaysia juga adalah terdedah kepada risiko tumpahan minyak yang besar . Perangkaan menunjukkan bahawa lebih dari 165 pelantar minyak telah menjalankan usaha carigali dan aktiviti pengeluaran di perairan Laut Cina Selatan dan Selat Melaka pula adalah laluan perkapalan yang antaranya paling tersibuk di dunia . Dalam tahun 1995 terdapat lebih kurang 30251 buah kapal yang telah melalui Selat Melaka yang mana hampir 30% adalah merupakan kapal-kapal tangki. (Sumber : Perangkaan Jabatan Laut Semenanjung Malaysia )
Kini, laut semakin terancam oleh aktiviti manusia yang ghairah mengejar materialistik tanpa menghiraukan implikasi kepada alam sekitar . Pencemaran di Asia Tenggara adalah berpunca daripada pelbagai faktor . Kepelbagaian faktor ini menyebabkan kualiti dan kuantiti air laut tercemar dengan begitu teruk tanpa ada satu vaksin yang mujarap untuk memulihkannya . Lebih 90% daripada punca pencemaran laut adalah disebabkan oleh aktiviti manusia dan baki 10% adalah berpunca dari sektor perkapalan . (Persatuan Pencinta Alam, Tumpahan Minyak Yang Meracuni Perairan Malaysia, Dewan Kosmik (Mac), DBP, Kuala Lumpur, 1995, m.s.:53-55)
  • Langkah dan kerjasama yang diambil oleh negara-negara berpantai di rantau Asia Tenggara .
Terdapat tiga buah negara yang saling berkongsi perairan iaitu Malaysia, Indonesia dan Thailand . Ketiga-tiga negara ini saling terlibat dalam kerjasama yang bertujuan untuk mencapai kepentingan bersama . Malaysia dan Indonesia telah bekerjasama dalam usaha untuk mempertahankan kedaulatan Selat Melaka di bawah kedaulatan kedua-dua negara . Walaupun isu Selat Melaka bersifat rumit namun ia tidak pernah menghalang negara-negara berpantai untuk prihatin terhadapnya .
Kejadian yang berlaku pada 6 Januari 1967, telah memaksa negara-negara yang berpantai untuk mengambil satu tindakan yang positif terhadap kejadian tersebut . Di dalam tahun tersebut kapal tangki minyak Jepun yang dikenali sebagai Torry Canyon yang telah didaftarkan di Liberia telah terlibat dalam perlanggaran . Akibatnya berlaku pertumpahan minyak yang mana memerlukan kos yang tinggi untuk membersihkannya . Jumlah kos yang diperlukan pada ketika itu ialah 16 juta dollar .
Buat masa ini Malaysia dan Indonesia melalui ASEAN mereka telah menyalurkan pandangan mereka mengenai isu-isu Selat Melaka . Satu rancangan yang dikenali sebagai Rancangan Kontigensi Kebangsaan Mengawal Tumpahan Minyak telah diadakan di Jabatan Alam Sekitar . Objektif bagi kerjasama serantau ini membolehkan satu tindakan serta-merta dijalankan bagi mengawal tumpahan minyak ynag tertumpah di perairan Malaysia .
Selain dari Malaysia, negara-negara berpantai yang lain seperti Singapura turut mewujudkan beberapa badan tertentu untuk mengatasi masalah ini . Kesemua badan-badan yang ditubuhkan ini terletak di bawah satu pentadbiran pelabuhan Singapura atau dikenali sebagai Port of Singapore (PSA) . Syarikat-syarikat minyak juga prihatin dengan isu ini . Mereka telah bergabung untuk membentuk Tierred Area Response Capability (TARC) . Pertubuhan ini dibentuk pada tahun 1986 dan dianggotai oleh Syarikat Minyak ESSO, Caltex dan Mobile . Organisasi ini mempunyai pelbagai kelengkapan yang canggih dan terkini yang dapat digunakan dalam kerja-kerja pengawalan dan pembersihan kawasan tumpahan minyak .
Pada tahun 1992, singapura telah mencadangkan penubuhan satu badan khas untuk mengatasimasalah tumpahan minyak . East Asia Response Limited (EARL) akhirnya telah terbentuk dan ia dianggotai oleh lima syarikat minyak terkemuka . Syarikat-syarikat itu ialah ESSO, Petronas, Caltex, Mobile dan Shell . Pertubuhan ini berbeza dari pertubuhan yang lain kerana peranannya yang luas dan tidak terhad di kawasan perairan Malaysia dan Singapura sahaja tetapi meliputi rantau Asia Pasifik termasuk Jepun dan Australia .
Apabila berlakunya kejadian tumpahan minyak, langkah pertama yang harus dilakukan ialah mengawal tumpahan minyak daripada merebak ke kawasan lain . Tumpahan minyak akan cepat merebak melalui tiupan angin dan pengaliran arus air yang deras . Terdapat empat cara yang digunakan untuk mengawal tumpahan minyak iaitu :
    1. Cara mengepung dan mengumpul tumpahan
    2. Menggunakan dispersent dan bahan kimia
    3. Pembersihan pantai
    4. Dibiarkan sahaja
Selain daripada itu, terdapat pelbagai faktor yang perlu diambil dalam mengawal tumpahan minyak daripada merebak . Antaranya ialah :
    1. Lokasi tumpahan
    2. Kuantiti tumpahan
    3. Jenis tumpahan
    4. Keadaan laut
    5. Keupayaan tindakbalas bahan yang tertumpah
Apabila berlaku kejadian tumpahan minyak, pihak yang bertanggungjawab akan menjalankan operasi pembersihan minyak secara berperingkat-peringkat iaitu peringkat tempatan, peringkat kawasan dan peringkat wilayah .
Operasi peringkat wilayah berjalan apabila tumpahan minyak yang berlaku adalah yang terbesar, melibatkan kawasan yang luas dan jumlah tumpahan yang banyak. Ia dilakukan apabila jumlah peralatan, tenaga dan sumber dari negara ini tidak mencukupi dan melibatkan bantuan daripada negara lain . Di antara alternatif daripada kerjasama peringkat wilayah ini ialah :
  1. Rancangan Kontigen Lombok - Makasar
  2. Standard Operating Prosedure for Straits of Malacca and the Straits of Singapore
  3. Standard Operating Prosedure for Malaysia and Brunei Darussalam
  4. ASEAN - Oil Spill Response Action Plan (ASEAN - OSRAP)
Seterusnya terdapat juga objektif bagi mewujudkan kawalan tumpahan minyak. Antara objektifnya ialah :
  1. Untuk mengadakan satu sistem tindak balas serta-merta yang diselaraskan bagi menghadapi tumpahan minyak.
  2. Untuk meningkatkan kemampuan dan sumber-sumber yang ada dari segi peralatan serta latihan kakitangan bagi menghadapi kejadian tumpahan minyak.
  3. Untuk mengelakkan kesan buruk ke atas persekitaran dengan cara mengawal aliran minyak.
Terdapat juga langkah-langkah lain yang dilakukan untuk mengurangkan dan mengelak berlakunya kemalangan kapal di Selat Melaka dan Selat Singapura. Negara-negara berpantai merasakan amat perlu bagi mereka untuk mengawal keselamatan lalu lintas di kedua-dua selat tersebut. Oleh itu, mereka telah menyarankan agar Trafic Separation Scheme (TSS) atau Skim Lalu Lintas diwujudkan memandangkan di Eropah telah lama menggunakan kaedah ini iaitu sejak pertengahan abad ke-19. Perlaksanaan TSS adalah didorong oleh kejayaan skim yang serupa di Eropah. Cadangan untuk mengadakan skim ini di Eropah bermula pada tahun 1857 iaitu di England. Cadangan ini dibuat ekoran dari tragedi perlanggaran kapal milik Amerika dan Perancis yang mengorbankan seramai 3000 orang.
Beberapa saranan juga telah dibuat bagi menjaga supaya pencemaran tidak berlaku secara berleluasa. Antaranya ialah :
    1. Masalah pencemaran Selat Melaka harus dikaji dengan lebih mendalam dan tindakan yang bersesuaian harus segera diambil.
    2. Akta Zon Ekonomi Eksklusif 1984 haruslah digunakan setakat yang diperlukan dan mengenakan denda yang lebih tinggi kepada mereka yang mencemar laut dan pantai.
    3. Majlis peringkat tertinggi dianggotai oleh kalangan negara-negara berpantai yang berkongsi perairan Selat Melaka harus ditubuhkan untuk meneliti perkara ini dan mencari jalan penyelesaiannya.
    4. semua pengguna Selat Melaka diwajibkan membayar levi atau tol.
Dengan wujudnya pelbagai saranan, akta, skim dan pertubuhan diharapkan masalah pencemaran akan dapat dikurangkan bagi memelihara perairan negara kita. Di Malaysia berbagai pihak terbabit dalam penguasaan pencemaran seperti Jabatan Alam Sekitar (JAS), Jabatan Kastam dan Eksais Diraja, Jabatan Marin, Jabatan Laut, TLDM dan PDRM yang diperwakilkan kuasa menyiasat di bawah Akta Kualiti Alam Sekeliling 1974. Walaupun begitu, Jabatan Alam Sekitar adalah bertanggungjawab sepenuhnya dalam menguatkan akta tersebut dengan dibantu oleh agensi-agensi maritim yang lain.
2. Pencemaran Udara
Memang tidak dapat dinafikan bahawa pengangkutan moden telah banyak membawa perubahan dan kebaikkan pada taraf kehidupan masyarakat Malaysia. Sistem jalanraya yang baik, kemudahan sistem penerbangan yang cemerlang, dan adanya pelabuhan yang bertaraf antarabangsa sememangnya telah dapat membawa negara dan rakyat ke era kemajuan dan pemodenan. Kini setelah Malaysia merdeka, boleh dikatakan 90%-95% kawasan desa yang jauh dari bandar dan kota telah dapat menikmati kemudahan jalan raya yang telah mengubah keadaan dan rezeki penduduk desa. Walaubagaimanapun, perubahan dan kebaikan ini tidak mungkin berlaku tanpa membebankan alam sekitar. Lazimnya, setiap perbuatan dan perubahan itu membawa bersamanya kebaikan dan keburukan.
Kesan negatif yang disebabkan oleh sistem pengangkutan merupakan faktor terbesar yang menyebabkan pencemaran udara. Dianggarkan setiap tahun, lebih kurang 13.6 juta tan gas-gas beracun yang berpunca daripada penggunaan kenderaan merosakkan kawasan hutan, tasik dan kehidupan laut. Gas beracun ini juga turut menambahkan kesan rumah hijau serta membahayakan kesihatan manusia sejagat.
Ahli sains telah membuktikan bahawa pengangkutan secara keseluruhan menghasilkan 64% gas Nitrogen Oksida (unsur utama yang menyebabkan terjadinya hujan asid), 42% Hidrokarbon, 66% Karbon Monoksida, 32% Plumbum, 30% Karbon Dioksida, 74% Benzena (merupakan bahan beracun), serta Toluena, Xilena, dan Etilena yang tidak diketahui jumlah peratusannya.
Sekiranya dikaji jenis sistem pengangkutan (pengangkutan darat, laut dan udara) maka jelaslah bahawa kenderaan bermotor seperti kereta, lori, motorsikal dan bas merupakan punca utama pencemaran berbanding dengan kapal laut dan kapal terbang. Analisis yang dibuat di Switzerland menunjukkan sistem pengangkutan darat, kecuali kereta api, menggunakan sebanyak tiga kali ganda keluasan tanah. Ini melibatkan penggunaan tenaga sebanyak 3.5 kali ganda bagi kereta dan 8.7 kali ganda bagi lori dan trak yang menghasilkan 9 kali ganda pencemaran. Sekiranya analisis yang dibuat di Malaysia, berkemungkinan statistik yang sama akan di dapati dan barang kali juga lebih tinggi daripada hasil kajian di Switzerland memandangkan kepada pertambahan penggunaan kenderaan bermotor ( terutamanya kereta ) di Malaysia akhir-akhir ini.
  • Langkah Penyelesaian
Bahaya pencemaran akibat penggunaan kenderaan bermotor telah lama diberi perhatian serius oleh negara-negara maju. Di Amerika misalnya, satu Akta Udara Bersih (Clean Air Act) telah diwujudkan untuk mengurangkan penghasilan Hidro Karbon, Karbon Monoksida dan oksida-oksida Nitrogen tertentu. Pengurangan ini dilakukan dengan cara mewajibkan penggunaan penukar bermangkin ( Catalytic Converters) dalam industri pembuatan kenderaan bermotor. Penukar bermangkin dua hala (Two -way Catalytic Converters) boleh mengurangkan hingga 98% unsur-unsur pencemaran dengan cara menukarkan Hidro Karbon dan Karbon Monoksida kepada Karbon Dioksida dan Wap. Penukar bermangkin tiga hala (three- way Catalytic Converters) pula boleh mengoksidakan oksida-ksida Nitrogen tertentu, tanpa mengurangkan kecekapan enjin atau menambahkan penggunaan minyak kenderaan bermotor.
Kesan Plumbum terhadap kesihatan juga boleh dielakkan sekiranya kita menggunakan minyak tanpa plumbum (unleaded). Tindakan tegas kerajaan Malaysia adalah perlu untuk mengurangkan penggunaan dan penjualan minyak berplumbum demi menjamin kesihatan masyarakat umum, terutamanya penghuni kota.
Mencari alternatif selain daripada minyak juga adalah penting bagi tujuan mengurangkan kesan pencemaran alam sekitar. Dua bahan alternatif yang dicadangkan ialah gas asli (natural gas) dan Propana. Kajian yang telah dijalankan menunjukkan bahawa bahan-bahan yang mengandungi kandungan oktana yang tinggi tidak menghasilkan plumbum dan boleh mengurangkan sehingga 90% pengeluaran Karbon Monoksida dan Hidrokarbon . Kecekapan enjin juga meningkat daripada 6% kepada 15% apabila menggunakan bahan-bahan ini sebagai bahan pembakar.
Dewasa ini, kajian bagi menghasilkan minyak enjin biomassa daripada tumbuh-tumbuhan sedang giat dijalankan. Contohnya di negara kita, ahli sains telah pun menemui sejenis minyak daripada kelapa sawit yang boleh mengurangkan pencemaran udara tanpa menjejaskan kecekapan enjin. Sungguhpun penemuan ini masih terlalu baru untuk dipastikan sama ada ia praktikal atau pun tidak, ia patut dijadikan satu titik permulaan bagi meningkatkan usaha kita ke arah mencapai konsep pembanguna berterusan yang perihatin terhadap persekitaran.
Di negara-negara barat, penggunaan kenderaan yang menggunakan kuasa elektrik juga sedang dikaji secara giat. Kenderaan jenis ini tidak menghasilkan pencemaran bunyi dan udara. Namun demikian, tenaga elektrik adalah mahal dan kesannya terhadap alam sekitar mungkin bergantung kepada cara tenaga elektrik tersebut dihasilkan.
Kenderaan bermotor, sama ada buruk ataupun baru, hanya bertanggungjawab kepada separuh daripada persoalan dan alam sekitar. Separuh lagi tanggungjawab tersebut terletak dibahu kita sebagai pengguna. Sekiranya kita ingin mengurangkan kesan negatif penggunaan kenderaan bermotor terhadap alam sekitar, maka sikap perihatin terhadap cara kita menggunakan kenderaan adalah amat penting.
Selain itu kita patut mengurangkan penggunaan penyaman udara dalam kenderaan bermotor kecuali jika benar-benar diperlukan. Penggunaan alat penyaman udara boleh menghasilkan gas Klorofluorokarbon (CFC) dan menambahkan penggunaan minyak hingga 12 % terutamanya sewaktu kesesakkan lalu lintas. Penggunaan alat penyaman udara boleh digantikan dengan penggunaan ventilator udara dan membuka tingkap sewaktu memandu. Menggunakan kadbod penghalang cahaya di cermin hadapan dan belakang ketika meletakkan kenderaan bermotor ditengah panas juga boleh mengurangkan kepanasan dalam kenderaan bermotor. Dengan ini kita dapat mengurangkan penggunaan alat penyaman udara sewaktu memandu kenderaan seterusnya dapat mengurangkan pencemaran alam sekitar.
Berkongsi kenderaan untuk ke pejabat atau tempat-tempat tertentu bukan sahaja menjimatkan tenaga dan wang, malahan adalah satu cara yang lebih bersih dan bijak dalam memulihara alam sekitar daripada tercemar. Selain itu, menyelesaikan seberapa banyak tugas dalam satu perjalanan juga boleh menjimatkan penggunaan minyak. Akhir sekali kita seharusnya mengurangkan penggunaan kenderaan bermotor bagi perjalanan jarak dekat. Penggunaan basikal, kenderaan awan ataupun berjalan kaki adalah lebih baik untuk alam sekitar disamping memberi kesan yang positif terhadap kesihatan kita.
Justeru itu, kempen Masyarakat Penyayang sepatutnya diperluaskan bagi merangkumi hubungan manusia dengan alam sekitar agar masyarakat Malaysia lebih prihatin dan bertangungjawab terhadap persekitarannya. Pengguna kenderaan haruslah menggunakan kenderaan mereka dengan bijak agar dapat memulihara kesejahteraan alam sekitar di samping mengurang dan menyelesaikan masalah berkaitan dengan sistem pengangkutan.
3 . Pencemaran Darat
Manusia mengguna dan menyesuaikan diri dengan unsur-unsur alam semulajadi seperti hutan, bahan galian, air, udara, tanah, sumber-sumber laut dan bahan api, mengindahkannya menerusi proses-proses pengeluaran kepada bentuk barangan dan perkhidmatan .
Proses-proses pengeluaran ini berkait rapat dengan sistem ekonomi serta perkembangan dan pertumbuhannya . Sikap memandang sesuatu dari perspektif keuntungan menimbulkan sifat mengeksploitasi alam sekitar tanpa memperkirakan kepupusan sumber-sumber alam semula jadi .
Hutan memang mempunyai nilai komersial dalam ekonomi negara . Hutan didapati membekalkan kayu balak dan kertas yang merupakan satu sumber penting bagi pendapatan matawang asing . Di kawasan tropika, rotan dianggarkan menyumbangkan nilai tahunan sebanyak RM 1200 juta setahun dalam perdagangan dunia . Akan tetapi eksploitasi hutan yang melampau untuk tujuan pembalakan, pertanian, ternakan dan sebagainya telah mengakibatkan pencemaran alam yang sangat dahsyat .
Umpamanya, banjir yang melanda beberapa kawasan seperti India, Bangladesh dan kawasan-kawasan Asia yang lain telah mengurangkan sumber air sungai yang bersih untuk kegunaan sehari-hari . Hasil tanaman padi, tebu dan sebagainya juga terjejas . Di sebaliknya kerajaan negara-negara tersebut terpaksa membelanjakan kira-kira RM 140 juta hingga RM 750 juta sebagai perbelanjaan banjir . Kadar pemendakan yang tinggi akibat penusnahan hutan yang tidak terkawal juga telah mengurangkan jangka penggunaan air kolam di Utara Pulau Luzon, Filipina, di kolam Air Nizamzagar, India dan lain-lain .
Beberapa peristiwa yang boleh dianggap sebagai tragedi hitam, seperti tragedi Pos Dipang di Kampar, Perak, tanah runtuh di Genting Highlands dan beberapa lagi peristiwa yang telah mengorbankan banyak nyawa didapati berpunca daripada kealpaan manusia dalam menjaga alam sekitar , disebabkan terlalu mementingkan keuntungan melalui cara meminimumkan kos ataupun disebabkan kejahilan mereka dalam pengurusan alam sekitar .
  • Langkah penyelesaian
Langkah penyelesaian untuk menghadkan pembalakan di buat oleh semua kerajaan negeri dengan mematuhi kuota pembalakan yang ditetapkan dalam usaha memastikan pengurusan dan pembangunan hutan berkekalan . Pihak kerajaan negeri juga disarankan supaya menanam semula pokok sebagai langkah pemeliharan semula hutan bagi tujuan pembalakan di masa hadapan . Tabung penanaman semula hutan diwujudkan ke arah memastikan semua pihak mematuhi peraturan undang-undang .
Di bawah garis panduan yang disediakan oleh Pertubuhan Antarabangsa Balak Tropika pula menitikberatkan beberapa aspek ke arah meningkatkan kesedaran pemeliharaan hutan tropika di kalangan negara anggota . Ini termasuklah :
  1. Menurunkan aktiviti dan kadar pembalakan secara sistematik dari tahun ke setahun .
  2. Membentuk plan penggunaan tanah di peringkat kebangsaan bagi pemeliharaan hutan dan pengeluaran balak yang berkekalan .
  3. Mempelbagaikan penggunaan sumber-sumber hutan dengan meningkatkan penggunaan kayu getah, buluh, rotan dan produk hutan lainnya .
  4. Menghadkan eksport kayu balak mentah tanpa diproses .
Di samping kerajaan persekutuan, Malaysia mempunyai 13 buah negeri yang mempunyai undang-undang yang tersendiri ke atas hutan dan pemeliharaan hutan masing-masing . Dalam konteks ini, sebarang peraturan yang diwartakan diperingkat kerajaan persekutuan tidak semestinya harus dilaksanakan serentak di semua negeri . Sementara itu, terdapat beberapa peruntukan dan kelonggaran yang diberikan kepada kerajaan negeri bahawa penebangan dan pemeliharaan hutan serta balak adalah bidang kuasa kerajaan mereka . Semua ini banyak membantu ke arah ketidakcekapan dan permasalahan dalam menguruskan sumber hutan dan pembalakan di negara ini .


KESIMPULAN
Kita sudah tentulah merasa jijik dan tidak selesa jika rumah kita berada dalam keadaan berasap, kotor dan busuk. Konsep ini harus diperkembangkan dengan menganggapkan bumi ini sebagai rumah kita. Jika kita menganggapkan bumi ini sebagai rumah kita sendiri, sanggupkah kita mengotorinya?
Bumi adalah satu-satunya planet yang membolehkan kita dan hidupan lainnya hidup bebas. Bukankah alasan ini sudah cukup untuk kita membelainya dengan perasaan penuh timbang rasa dan kasih sayang? Perasaan hormat harus diberikan kepada semua bentuk hidupan dan persekitaran yang menjadi jiran tetangga kita. Segala tindakan manusia mempunyai kesan yang mendalam terhadap alam sekitar. Perasaan hormat terhadap hidupan lain bermakna menghormati diri kita sendiri. Menjaga kesejahteraan alam sekitar supaya tidak tercemar bermakna menghormati keperluan kita untuk mendapatkan udara dan bekalan air yang bersih.
Secara globalnya masalah pencemaran laut merupakan di antara agenda terpenting yang harus dihadapi oleh negara-negara berpantai. Walaupun pelbagai masalah yang timbul dalam penguatkuasaan pencemaran disektor marin, namun ia tetap dijalankan oleh agensi-agensi maritim yang dipertanggungjawabkan dalam menangani masalah ini. Kerjasama ini bukan hanya terletak pada agensi-agensi yang terbabit tetapi orang-orang awam juga boleh berkerjasama dengan melaporkan segera sebarang kejadian pencemaran laut yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab. Kerjasama yang padu di antara agensi-agensi maritim dengan pihak-pihak swasta bagi menaja operasi pembersihan anasir pencemaran di laut amatlah dialu-alukan. Masalah pencemaran laut tidak akan dapat diselesaikan sekiranya tiada kesedaran dalam diri manusia sendiri tentang peri pentingnya alam sekitar kepada manusia. Selain daripada itu, undang-undang yang tertakluk juga harus dikuatkuasakan bagi menjamin masalah yang sama tidak akan berulang lagi.
Penglibatan JAS dalam melaksanakan tanggungjawabnya hanya akan tercapai dengan kerjasama dan kefahaman masyarakat umum akan betapa pentingnya penjagaan alam sekitar. Alam sekitar yang bersih dan terlindung mencerminkan masyarakat yang harmonis dan sihat bagi menerajui pembangunan sains dan teknologi negara.
Alam semulajadi mengetahui sesuatu yang terbaik untuknya. Sekiranya kita mencurahkan bahan kimia ke dalam sesuatu organisma, ianya tampak seolah-olah kita melemparkan sekarung nat untuk skru dan pasak ke dalam peralatan jentera "delicate" yang pernah diciptakan.


Sabtu, 10 Maret 2012

Kiamat Bisa Terjadi Jika Kutub Terbalik

Kiamat atau kepunahan massal kehidupan di Bumi bisa terjadi dalam banyak cara, bergantung pada sudut pandangnya. Salah satu pandangan yang berkembang, kiamat bisa terjadi jika kutub terbalik, kutub selatan menjadi utara dan kutub utara menjadi selatan.

Skenario kiamat akibat kutub terbalik ialah bahwa jika kutub berbalik, benua akan bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain, memicu gempa besar, perubahan iklim secara mendadak, dan kepunahan spesies di Bumi.

Kutub bisa terbalik jika susunan atom besi yang ada di lapisan dalam Bumi pun berubah, seperti magnet-magnet kecil yang berubah arah. Jika susunan atom-atom besi ini berubah, maka secara umum medan magnet Bumi pun akan mengalami perubahan.

Terbaliknya kutub, menurut ilmuwan, memang nyata. Sejarah pernah mencatat bahwa kutub terakhir terbalik pada masa 780.000 tahun yang lalu, atau pada Zaman Batu. Dan yang mengagetkan, Bumi saat ini sedang ada dalam proses pembalikan kutub.

Jean-Pierre Valet, peneliti yang melakukan riset tentang putaran geomagnetik, mengatakan, "Perubahan paling dramatis jika kutub terbalik adalah adanya penurunan besar total intensitas medan magnet Bumi."

Monika Karte Niemegk Geomagnetic Observatory di GFZ Postdam, Jerman, menguraikan, proses terbaliknya kutub bisa terjadi dalam waktu 1.000-10.000 tahun. Proses itu tak tiba-tiba, dan didahului proses melemahnya medan magnet Bumi.

John Tarduno dari University of Rochester menuturkan bahwa medan magnet Bumi sangat berpengaruh pada perlindungan terhadap badai Matahari. "Beberapa partikel terkait lontaran massa korona akan diblok dari Bumi. Jika medan magnet lemah, perlindungan kurang efisien," katanya.

Tarduno melanjutkan, partikel Matahari yang masuk ke atmosfer tanpa perlindungan medan magnet bisa membentuk lubang ozon lewat reaksi kimia. Lubang tak akan permanen, tapi bisa bertahan selama 10 tahun dan akan meningkatkan risiko kanker kulit.

Valet, seperti dikutip Life Little Mysteries, Rabu (15/2/2012), menyetujui dampak tersebut. Tahun lalu, dalam paper ilmiahnya, ia menguraikan bahwa kepunahan Neanderthals terjadi pada periode yang sama ketika medan magnet Bumi melemah.

Dampak lain, medan magnet Bumi melemah bisa merusak teknologi yang ada jika badai Matahari menghantam. Medan magnet yang melemah sendiri akan mengganggu banyak spesies yang mengandalkan geomagnetik untuk navigasi, seperti lebah, salmon, paus, dan penyu.

Beberapa hal yang terjadi akibat terbaliknya kutub mungkin meyakinkan beberapa kalangan bahwa kiamat bisa terjadi. Namun, tak sedikit juga ilmuwan yang meragukannya. Skenario kiamat akibat terbaliknya kutub dianggap sepenuhnya fantasi.

Contohnya adalah teori yang menyebut terbaliknya kutub bisa mengakibatkan bencana luar biasa akibat benua bergeser dan gempa. Alan Thompson dari British Geological Society, mengatakan, "Tak ada bencana akibat benua bergeser. Geolog bisa melihat dari fosil dan bukti lain."

Korte sendiri kurang meyakini kiamat bisa muncul akibat terbaliknya kutub. "Bahkan jika medan magnet Bumi melemah, kita yang ada di permukaan akan dilindungi oleh atmosfer. Sama halnya kita tak melihat dan merasakan medan magnet, kita juga takkan merasakan perubahannya."

Apakah Anda memercayainya? Yang jelas, menurut Thompson, perubahan susunan atom besi memang sedang terjadi di bagian bawah Brazilia dan Atlantik Selatan. Medan magnet berkurang sejak 160 tahun terakhir, memicu spekulasi adanya pembalikan kutub.

Namun, Thompson juga mengatakan bahwa pembalikan kutub pun bisa saja batal. Bumi adalah sistem yang terlalu kompleks untuk diketahui masa depannya. Di samping itu, waktu perubahan yang masih ribuan tahun bisa memberi kesempatan bagi manusia untuk beradaptasi.

Inilah 5 Band Indonesia Yang Suskes Berkibar Di Internasional



5 Band Indonesia Go International
Kelima band Tanah Air ini memang jarang menghiasi layar televisi, terlebih musik mereka yang kurang familiar di Indonesia. Itu karena musik mereka kurang mendapat perhatian dari industri musik di Indonesia.
Sebagai musisi, cara unik yang mereka lakukan agar tetap bisa berapresiasi di bidang musik adalah dengan ‘Go Internasional‘. Dengan begitu, secara tidak langsung mereka telah mengibarkan nama Indonesia di dunia Internasional.
Inilah 5 band Tanah Air yang sukses menoreh karir di kancah musik Internasional.
  • MOCCA
Kelompok musik asal Bandung ini, pertama kali memulai perjalanan Internasional pada tahun 2005 di Singapura.  Band yang terdiri atas Riko Prayitno (gitar), Arina Ephipania (vokal dan flute), Achmad Pratama (bass), dan Indra Massad (drum). Di awal pemunculannya sudah dilirik oleh publik Internasional khususnya Asia Tenggara.
Penggemar yang sangat besar datang dari Jepang dan Korea. Album-album Mocca dirilis oleh label rekaman di Singapura, Malaysia, Jepang, dan Korea.  Hebatnya, sudah 5 lagu Mocca yang digunakan sebagai jingle iklan di Korea. Bahkan lagu Mocca juga digunakan dalam serial televisi di sana.
  • BOTTLESMOKER
Duo asal Bandung ini menggunakan konsep musik kamar tidur. Mereka berdua menciptakan musik di kamar, dengan menggunakan peralatan mainan custom dan keyboard untuk membuat suara elektronik sederhana. Konsep unik ini nampaknya tidak bisa diterima oleh perusahaan rekaman.
Melalui layanan internet, Bottlesmoker telah berjalan penuh percaya diri di media sosial myspace, menyebarkan musik-musik mereka secara gratis. Hingga akhirnya Bottlesmoker digandeng oleh  beberapa net label di Amerika Serikat dan juga di Eropa.
Negara-negara yang telah menjadi jadwal manggung mereka antara lain, Malaysia, Brunei Darusalam, Cina, Singapura, Filipina, Thailand, dan Vietnam.
  • WHITE SHOES AND THE COUPLES COMPANY
Band jebolan Institut Kesenian Jakarta ini rupanya telah menembus ke Amerika Serikat, dan kita tahu negara tersebut terkenal dengan pasar musik yang ketat. Album perdana White Shoes and the Couples Company dirilis oleh label Minty Fresh di Chichago, The Cardigans juga pernah digandeng label ini sebelumnya. Dua kali, band yang populer dengan lagu “Matahari” ini mendatangi Amerika Serikat untuk CMJ Music Marathon dan SXSW Music Festival.
  • The S.I.G.I.T
The S.I.G.I.T (The Super Insurgent Group Of Interperence Talent) adalah band rock asal Bandung. Beberapa media di Australia menjuluki band ini dengan sebutan ‘Indonesian Answer To Wolfmother’. Album debut The S.I.G.I.T dirilis oleh FFCuts (sub divisi dari FFWD Records) dan label Cavemen di Australia pada tahun 2005.
The S.I.G.I.T melakukan tur selama sebulan penuh bulan Juni 2007 di beberapa kota Australia. Tahun 2009 mereka pentas di Hongkong dan Amerika Serikat. Pada Maret 2012 ini, The S.I.G.I.T berbangga bisa mewakili Indonesia di Singapura dalam Festival Musik Rock And Roots.
  • GUGUN AND THE BLUES SHELTER
Gugun And The Blues Shelter atau yang sering disingkat dengan GBS lahir pada 2004. Merupakan band beraliran blues asal Jakarta yang terdiri dari 3 orang personel antara lain Gugun (gitar), Jono (bass) and Bowie (drum). Musik mereka ter-inspirasi oleh Jimi Hendrix, Stevie Ray Vaughan, Betty Davis, dan Led Zeppelin.
Gugun And The Blues Shelter berhasil berdiri di kancah musik Internasional seperti di Malaysia, Singapura, Shanghai dan Inggris. Suatu kebanggaan ketika mereka bisa manggung bareng dengan band-band besar yaitu Bon Jovi, Rod Stewart dan The Killers, di Inggris.
Album kelima Gugun And The Blues Shelter yang bertajuk ‘Solid Ground’, dirilis oleh Grooveyard Records, berbasis di New York, Amerika Serikat.

Selasa, 22 November 2011

info pendidikan siswa baru sispala oasis (angkatan 4)

  Allhamdulillah seleksi anggota baru sispala oasis smk n 2 padang telah di lakukan.di hari pertama ada sekita 40 orang calon anggota yang mengikuti seleksi.tapi semakin hari semakin berkurang karna alasan tertentu antara lain tidak sanggup lagi,faktor ke tidak cocokan dan faktor seleksi alam,setelah memasuki materi ruanga hanya 19 orang yang berhasil sukses melalui seleksi,tapi setelah latihan fisik mulai banya hanya 11 orang yang terpilih sebagai calon anggota untuk mengikuti pendidikan,ketika materi panjat tebing di laksanakan ada 3 orang calon anggota yang membakang kepada senior nya sehingga memnuat senior nya tidak sanggup lagi mengatasi nya dan membuat merekan merasa dendam dan akir nya mereka di persilakan pulang, karna di sini bukan lah tempat anak yang suka membakang , dengan keluar nya calon anggota 3 orang tadi,hanya tinggal 8 calon anggota yang bertahan mengikuti proses dikcalam yang kelima ini,dan pendidikan lapangan hanya tinggal kurang lebih 40 hari lagi...semoga calon anggota yang masih bertahan mampu melanjutkan nya

Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda