-
photo bersama PEMBINA OASIS,KEPELA SEKOLAH BESERTA WAKA KESISWAAN setelah pembukaan DIKDACALAM XI (melanjutkan gambar klik angka2)
-
GO TO PENDIDIKAN DASAR LANJUTAN SISPALA OASIS SMK N 2 PADANG 5-7 OKTOBER (melanjutkan gambar klik angka3)
-
PENGALUNGAN CORCADE OLEH KEPALA SEKOLAH KEPADA CALON ANGGOTA (melanjutkan gambar klik angka4)
-
DOKUMENTASI SEBELUM AKSI BERSIH JALAN (melanjutkan gambar klik angka5)
-
14 ANGGOTA MUDA SISPALA OASIS (back angka Ke angka 1)
Home » All posts
Senin, 02 Februari 2015
HISTORIKA PENCINTA ALAM
Senin, 05 Januari 2015
pelantikan anggota kehormatan dan 15 anggota muda sispala oasis smk negeri 2 padang

alhamdulillah...setelah mengikuti proses yang di tentukan oleh panitia DIKDACALAM 7 ANGKATAN 6...telah terpilih siswa smk negeri 2 padang menjadi anggota siswa pencita alam (SISPALA) yang bernamakan sispala oasis...yang telah di laksanakan di sekolah dan di seketariat MPALH(mahasiswa pencinta alam dan lingkungan hidup) UNP dan di pelantikan anggota muda.DAN juga pelantikan uda UDA EVI ENDRI sebagai anggota kehormatan sispala oasis
dan pelantikan di GOA BABA BATU GADANG ,INDARUNG...Daerah kota padang sumbar.
Rasa syukur untuk Tuhan yang maha esa
dan terima kasih kepada
SMK negeri 2 padang
MPALH UNP
Anggota luar biasa sispala oasis
mapala alpi ien imam bonjol padang
mapala gempar sumatera utara
sispala alnino
stepala lubuk alung
Rasa syukur untuk Tuhan yang maha esa
dan terima kasih kepada
SMK negeri 2 padang
MPALH UNP
Anggota luar biasa sispala oasis
mapala alpi ien imam bonjol padang
mapala gempar sumatera utara
sispala alnino
stepala lubuk alung
15 anggota muda sispala oasis
AGUSTINA KURNIA WATI
N A G : 14.06.062
ARIEF BUDIMA N
N A G : 14.06.063
AURELLIE FEBRIANDA
N A G : 14.06.064
AYURIAS TUTI
N A G : 14.06.065
EGGY VEBRIANI PUTRI
N A G : 14.06.066
FITRI FRNSISKA DEWI
N A G : 14.06.067
MAYANG JUMARTI
N A G : 14.06.068
NOVELIANOF PUTRI
N A G : 14.06.069
NOVIATUL KHAIRI
N A G : 14.06.070
RIA ANGGRAINI
N A G : 14.06.071
RISMAN ESSA PUTRA
N A G : 14.06.072
SEPTI ELFA SARI
N A G : 14.06.073
VANI SAFITRI
N A G : 14.06.074
WISMA LINDA
N A G : 14.06.075
YUWINDA IRZAL
N A G : 14.06.076
SELAMAT KEPADA ANGGOTA MUDA YANG TERPILIH
MARI SATUKAN HATI DALAM KEKOMPAKAN UNTUK MENGHARUMKAN NAMA OASIS
Sabtu, 03 Januari 2015
5 Dosa Para Pendaki Gunung yang harus dihindari
1. MELAKUKAN KEGIATAN PENDAKIAN MASSAL (NON-KONSERVATIF)
Mungkin kita sudah tahu tentang sebuah brand perlengkapan outdoor yang melakukan pendakian massal ke gunung Semeru beberapa waktu lalu. Saya sempat diajak teman karena dalam iklannya pendakian ini dibumbui oleh kata-kata bersih-bersih gunung, tanam pohon, dan konservasi.
Kenyataannya? Semeru menjadi tempat sampah dan potensi rusaknya ekosistem makin besar.
Sebelum mengikuti pendakian massal, ada baiknya survey terlebih dahulu. Berapa kapasitas gunung tersebut, berapa jumlah pendaki yang dibolehkan ikut oleh panitia, dan hal yang terkait dengan konservasi lainnya. Hindari penmas yang hanya mencari laba semata.
[hl]Jadilah pendaki yang bertanggung jawab.
2. ANDIL BESAR MENCEMARI LINGKUNGAN
Saya pernah naik gunung dengan seorang rekan yang kelihatannya sudah ‘senior’ dalam hal mendaki. Namun, ditengah perjalanan istirahat, saat ia memakan sebuah makanan ringan, dengan ringannya pula ia membuang sampah itu sembarangan. Itulah potret kebanyakan pendaki yang tidak paham akan konservasi.
Apa sulitnya sih membawa sampah di dalam tas?
Di lain waktu, saat saya sedang ingin mengambil air di sebuah mata air, terlihat seorang pendaki yang sedang menikmati ritual B*B di mata air itu!
Apa dia tidak berfikir orang akan minum dari sana? Sebegitu sulitkah menggali lubang di tanah? Kucing saja masih bisa lebih pintar!
Dan banyak juga pendaki-pendaki yang masih saja menggunakan bahan-bahan kimia yang bisa merusak. Jangan heran kalau menemukan bungkus sabun/shampo yang tergeletak dekat di mata air.
3. BERSIKAP ACUH TAK ACUH DAN PASIF.
Menganggap tugas konservasi itu adalah tugasnya penjaga Taman Nasional, porter, dan LSM lingkungan. Padahal pendaki sendirilah yang punya bagian besar dalam menjaga lingkungan.
Juga tidak mengindahkan kearifan lokal yang telah ditetapkan masyarakat setempat. Tertulis ataupun tidak tertulis. Seringkali mitos-mitos mistis di gunung itu sebetulnya adalah usaha untuk konservasi dari masyarakat.
Jangan sampai bilang begini, ” Saya bukan pecinta alam, kok. Cuma penikmat alam. Jadi bukan tugas saya dong untuk konservasi?”
4. MERUSAK KEASRIAN GUNUNG
Tidak sulit menemui corat-coret vandalisme di bebatuan, batang pohon, bahkan pos pendakian. Mengambil flora & fauna langka seperti bunga edelweiss, bertindak sembrono sehingga mengakibatkan kebakaran hutan. Puntung rokok dan bekas api unggun yang masih menyala, membuka jalur yang tidak seharusnya, membuang tissue basah kotor seenaknya dan masih banyak lagi.
5. TIDAK MEMBAGIKAN PENGETAHUAN TENTANG PENDAKIAN KONSERVATIF
Tak dipungkiri, mendaki gunung sekarang sudah terkesan menjadi sebuah ‘wisata’. Apalagi banyak pengaruh dari acara televisi, film, blog, forum dan banyak media lainnya.
Membagikan semangat mendaki gunung kepada orang-orang baru tanpa dibarengi semangat konservasi hanya akan menjadikan para pendaki tersebut menjadi generasi pendaki yang cenderung antipati terhadap lingkungan dan hanya mementingkan kesenangan semata.
Sebagian dari kita mungkin pernah melakukan hal atas, secara sengaja maupun tidak sengaja. Yang pernah, tolong jangan diulangi lagi dan mari saling mengingatkan kepada rekan pendaki yang lain.
Semoga gunung-gunung Indonesia masih bisa dinikmati anak-cucu kita nantinya. Amin.
“SLAYER”
Ketika terbaring dikamar, sambil melihat ditumpukkan pakaian, muncul dalam pandanganku sebuah benda berwarna kuning emas dengan biz merah. Lalu ku ambil benda tersebut sambil bicara dalam hati.“susahnya juga dapat ini barang”.
Sambil merenung dan mengingat masa lalu perjuangan untuk mendapatkan benda ini,, tidak segampang yang dipikirkan dan tidak semudah juga yang dipikirkan. Tau kah saudara benda apakah itu ??? Jika saudara membaca judulnya pasti saudara sudah tau, ya,, benar sekali,, SLAYER.
Bagaimanakah menurut saudara, apa sih slayer itu ?..
Tidak masalah, bagaimana pendapat anda apa itu slayer.
Pada artikel ini saya akan memperkenalkan apa itu slayer, walaupun tidak begitu baik dan jelas.
Slayer,, .. menurutku berasal dari Bahasa Inggris,.. mungkin....!!???...
Sebuah benda yang berbahan kain, entah itu kain yang kasar, licin, lembut, dsb..
Sebuah kain dengan ukuran ± 1m x 1,5 m, bisa lebih kecil atau lebih besar.
Warnanya pun bisa satu warna saja, ataupun terdiri dari beberapa kombinasi warna.
Kain ini (slayer) kalau di beli di penjual kain, sekitar Rp.25.000,-.. Lumayan terjangkau kan,,,
....TAPI....
Ada tapinya,, saudara,,,,
Bagi seorang yang masuk dalam organisasi pecinta alam atau yang biasa disebut Mahasiswa pecinta alam (mapala) atau Kelompok pecinta alam (KPA), slayer ini mempunyai nilai-nilai dan harga yang tidak dapat diukur dengan uang atau materi,,
Kata pepatah, , “Jika sesuatu itu sulit didapatkan, maka sesuatu itu sangat berharga”
Slayer ini jika didunia militer kami samakan dengan baret seorang prajurit,, MENGAPA ?
Mungkin jika saudara sudah pernah atau masuk dalam pendidikan dasar organisasi pecinta alam, sudah paham dan mengerti,
Tapi apabila saudara tidak pernah atau bukan anggota pecinta alam maka saudara pasti tidak paham alias tidak ada bayangan kenapa slayer ini begitu dikeramatkan atau sakral bagi anggota pecinta alam...
Slayer melambangkan identitas masing-masing organisasi pecinta alam atau hal yang paling dapat membedakan antara anggota organisasi yang satu dengan yang lain. Sama halnya dengan baret tentara, hijau untuk (infanteri), merah (kopassus), jingga (paskhas), dll.
Untuk mendapatkan slayer ini tidak gampang, sama dengan baret tentara. Hanya orang-orang yang mempunyai ketahanan mental dan fisik saja yang pantas untuk mendapatkan slayer.
Kerasnya alam dan kerasnya intruktur/senior dalam pendidikan dasar sebenarnya tidak ada apa-apanya...
Yang sulit ditaklukkan yaitu DIRI SENDIRI...
Rasa egoisme, mau menang sendiri, malas, capek, lapar, sedih, panas, dingin, licik, dll akan keluar dengan sendirinya ketika manusia berada di alam terbuka (hutan).
Oleh karena itu dalam menjalani pendidikan dasar, semua hal tersebut berusaha ditaklukkan dan dilawan oleh mereka yang masuk sebagai pecinta alam.
Rasa persaudaraan ditumbuhkan sehingga tidak ada lagi perbedaan, semua pecinta alam itu bersaudara. Walaupun bukan saudara serahim, tapi lebih erat ikatan kekeluargaannya.
Tau kah saudara,, ketika dihutan siapakah yang akan menolong dan membantu saudara ketika mengalami kecelakaan dan musibah ???
Tuhan.. ???
Iya,, tapi melalui siapa ??? tentunya orang yang berada di dekat kita, yaitu saudara kita.
Setelah melalui pendidikan dasar yang rasanya bercampur aduk namun enak, ada manis, ada keras, ada religiusnya, dll, tibalah hari penjemputan dimana seluruh anggota organisasi pecinta alam mulai dari angkatan terakhir sampai senior-senior hingga dewan pendiri datang untuk melihat adik-adik mereka yang baru lahir..
Pada saat upacara penutupan pendidikan dasar tersebut maka seorang calon pecinta alam di lantik menjadi pecinta alam dengan pemasangan slayer dileher. Maka dengan resmi saudara dinyatakan menyandang sebutan pecinta alam walaupun pada dasarnya seorang manusia itu adalah pecinta alam.
Bagi saudara, saya jamin, saudara akan meneteskan air mata ketika saudara dilantik menjadi anggota pecinta alam.Karna saudara telah berhasil melalui rangkaian pendidikan dasar yang sangat keras dan sulit.
Dari beberapa uraian kata-kata diatas, hanya sebagian kecil saja mengapa slayer bagi seorang pecinta alam teramat sangat berharga,,
Jika saudara masih penasaran, silahkan saudara bergabung menjadi seorang pecinta alam, dan saudara akan rasakan sendiri betapa bangganya menjadi seorang pecinta alam.
sumber NAVERNOS UNHALU
sumber NAVERNOS UNHALU
PENDIDIKAN DASAR CINTA ALAM SISPALA OASIS MELAHIRKAN 15 GENERASI LASKAR HIJAU
salam lestari buat semua dunia maya
alhamdulilllah .. setelah menjalani latihan fisik dan materi ruangan kurang lebih 6 bulan lama..
dari 40 orang yang mengajukan nama dan mengikuti proses prosedur syarat buat kelapangan. dan akir nya terpilih 15 orang laskar hijau SISPALA OASIS SMK NEGERI PADANG. setelah berhasil mengikuti DIKDACALAM 7 selajut nya sispala oasis akan mengadakan,
pelantikan ALB (anggota luar biasa)
yang insa allah akan di lakukan dalam waktu dekat ini .dan pergantian DPH
ada pun beberapa nama 15 anggota muda sispala oasis smk negeri 2 padang yang insa allah akan admin poskan dalam beberapa hari kedepan..
harapan dan masa depan keluarga besar oasis kini di tangan mereka..makin jaya kah atau akan terbakar ataukah mungkin bungkam atau hanya tingga nama....
Senin, 08 Desember 2014
PANITIA DIKDALACAM 7 ANGKATAN 6
KEPELA SEKOLAH
NOLA SESRIAN
NAG : 12.05.058
OPERASIONAL
DIAN KURNIA
NAG : 12.05.055
TATA TERTIB
NABILA LORENZA & JEFRINALDI SAPUTRA
NAG : 12.05.057 NAG : 10.03.035
SEKRETARIS
MUTIARA RAHMADANI
NAG : 12.05.056
DAMPUR
TREZIA ADELA & YULISTIRA
NAG : 12.05.059 NAG : 12.05.061
TRASPORTASI DAN KOMUNIKASI
DELFLIANTO
NAG : 12.05.055
Semoga merek bisa menjalankan amanah yang telah di titipkan
semoga sukses untuk kegiatan pendidikan dasar cinta alam 7 angkatan 6
PUSING PASCA JOB MATCHING
Perhelatan
job matching smk negeri 2 padang ini memang telah usai membawa kisah
keberhasilan panitia dengan melampaui target yang dicapai. Namun dibalik
kesuksesan itu semua ternyata acara ini menyimpan banyak cerita suka dukanya.
Kalau cerita tentang suka-suka, inshaa allah pada kesempatan lain penulis akan
cerita panjang lebar karena pada tulisan ini ada cerita sedih yang patut jadi
perhatian kita bersama…..
Sampah,
ya… sampah yang dihasilkan pasca kegiatan cukup membuat pusing kepala.
Dimana-mana disetiap jengkal halaman sekolah terdapat sampah yang berserakan.
Terutama di seputaran lokasi stand pameran dan job matching. Karpet merah yang
terbentang di lorong stand nyaris sudah tertutup sampah sisa makanan, botol
minuman, plastic bungkusan dan kertas-kertas selebaran. Begitu juga dengan aula
sekolah yang megah dengan lantai keramiknya yang biasa bersih mengkilat telah
berubah menjadi kotor dan kusam.
Namun
alhamdulillah ternyata kondisi sekolah yang kotor begitu telah menyulutkan
semangat beberapa siswa yang tergabung dalam kelompok pencinta alam. Seolah
memahami kondisi panitia yang pusing dan telah mulai lelah, mereka pun bergerak
melakukan ‘sweeping’ memunguti sampah yang berserakan. Lengkap dengan kacu
hijau dan kantong sampah di tangan secara perlahan kerja mereka mulai
menampakkan hasil. Saluran air dan halaman sekolah mulai terlihat bersih
kembali. Kita patut angkat topi karena tetap saja canda tawa khas anak
sekolahan mewarnai keikhlasan hati mereka.
Penulis
Bpk.ZAKRI ZAINI

























